Free job

Kamis, 24 Maret 2011

PeRsAhAbAtAn & CiNtA

PeRsAhAbAtAn & CiNtA

Mampukah kita membayangkan persahabatan tanpa cinta..?
Persahabatan dan cinta adalah teman terbaik, karena dimana ada cinta… persahabatan selalu ada disampingnya.Dan dimana persahabatan berada, cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan persahabatan.
Pada suatu hari persahabatan mulai berpikir bahwa cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena persahabatan menganggap cinta lebih menarik daripada dirinya.
Hmmm… seandainya tidak ada cinta mungkin aku lebih terkenal dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku’begitu pikir persahabatan.Sejak saat itu persahabatan mulai memusuhi cinta.Ketika cinta mulai bermain bersama persahabatan selalu seperti akan menjauhi cinta.Kesedihan pun menghamiri Cinta dan cinta tidak sanggup menahan airmata nya lalu menangis tersedu-sedu.Kesesdihan hanya termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya.
Beberapa hari tanpa Cinta, persahabatan mulai bergaul dengan kecewa, putus asa, kemarahan, dan kebencian.Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai persahabatan.Persahabatan mulai tidak disukai dan dijauhi lagi.Walaupun persahabatan cantik tetapi mulai memuakkan.
Persahabatan mulai menyesali keadaannya dan saat itulah kesedihan melihat persahabatan…lalu menyampaikan kepada cinta bahwa persahabatan dalam kedukaannya.Dengan segera cinta berlari dan menghampiri persahabatan.Saat persahabatan melihat cinta menghampiri dirinya, dengan airmata yang berlinang persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan cinta.
Akhirnya… Persahabatan dan Cinta menjadi teman baik, persahabatan kembali menjadi pribadi yang menyenangkan dan cinta pun kembali tersenyum ceria.Semua orang akhirnya melihat kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugrah dalam kehidupan.
Mampukah Persahabatan TaNpA Cinta..?
Mampukah Cinta TaNpA Persahabatan..?
Seringkali kita temui banyak orang memisahkan persahabatan dan cinta karena mereka berpikir’ kalau persahabatan sudah diselami dengan cinta pasti akan menjadi sulit.Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara lelaki dan wanita.Persahabatan merupakan bentuk hubungan indah antar manusia, dimana cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai persahabatan.Tapi cinta, persahabatan mungkin akan diisi dengan kecewa, benci, marah, egois dll.
Berhentilah membuat batas antara cinta dan persahabatan.Biarkan mereka tetap menjadi teman baik, yang harus diluruskan adalah cinta bukan perusak persahabatan

5 Perkara Yang Perlu Anda Lakukan Apabila Putus Cinta

5 Perkara Yang Perlu Anda Lakukan Apabila Putus Cinta

Apabila putus cinta, sebahagian besar tindakan dan pilihan anda dikuasai oleh emosi. Apabila emosi mengawal diri anda maka, anda sukar untuk berfikir secara rasional. Anda akan mudah memberontak daripada tenang. Anda akan menangis tanpa menghiraukan orang sekeliling. Anda tidak ada nafsu untuk makan dan akhirnya tidak menghiraukan kesihatan anda. Apa yang lebih merbahaya adalah, berkemungkinan anda sanggup mati daripada terus hidup!
Sabar! Tenangkan diri anda… Katakan kepada diri anda sendiri bahawa semua ini adalah “Normal”. Adalah normal jika anda sedang besedih dan kecewa sekarang. Anggap bahawa anda sedang menjalani satu ujian daripada tuhan. Ujian di mana akan memberi anda hikmah jika anda berjaya mengharunginya.

Saya akan sampaikan kepada anda “5 Pekara yang Perlu Anda Lakukan Apabila Putus Cinta”. Setiap 5 perkara ini akan membantu anda untuk lebih berasa tenang dan apa yang lebih penting, akan memberi anda harapan untuk terus hidup.
1.Jangan Hubungi Pasangan Anda!
Jangan call, sms, e-mail atau apa- apa cara sekali pun yang berkaitan dengan menghubungi. Jangan lakukan sebarang komunikasi kepada pasangan anda. Biarkan keadaan ini berlalu selama yang mungkin.
2.Jangan Hubungi atau Meluah Masalah Kepada Rakan Pasangan Anda.
Disebabkan tidak dapat menghampiri pasangan anda, akhirnya anda memilih untuk menghubungi rakan pasangan anda dan meluah masalah anda dan pasangan anda. Keadaan ini akan memburukkan keadaan dan bukannya memperbaiki keadaan.
3.Luahkan Masalah Anda Hanya kepada Teman Rapat Anda Sahaja!
Masalah cinta seperti ini anda perlukan seseorang yang betul- betul rapat dan memahami anda. Seseorang yang betul- betul boleh mendengar dan menjiwai masalah anda. Cari mereka dan luahkan segala masalah perhubungan cinta anda. Ahli keluarga juga mungkin menjadi pilihan anda untuk meluah.
4.Jangan Biarkan Diri Anda Keseorangan
Amaran! Jangan sesekali letakkan diri anda berseorangan. Mungkin anda perluankan masa untuk bersendirian tetapi hakikatnya anda sebenarnya perlukan teman. Dengan erti kata lain, anda perlukan pasangan anda. Apabila anda letakkan diri anda keseorangan anda akan cenderung untuk menghadapi masalah kemurungan “stress”.
5.Hadiahkan Diri Anda Dengan Sesuatu yang Menyeronokkan
Anda perlu sedar bahawa anda sedang bersedih. Jika anda terus bersedih maka, tiada penyelesaian dapat anda lakukan. Oleh itu, anda perlu hadiahkan diri anda sendiri dengan sesuatu yang ceria dan menyeronokkan. Pergi bercuti ke tempat yang asing daripada tempat anda mungkin boleh membantu anda meredakan kesedihan. Belikan sesuatu yang berharga kepada diri anda sebagai hadiah kerana anda mampu mengharungi perpisahan ini.

Waktu Tidak Menyembuhkan, Tapi Penyembuhan Perlu Waktu

Waktu Tidak Menyembuhkan, Tapi Penyembuhan Perlu Waktu

Sering kali kita mendengar sebuah ungkapan yang mengatakan "biar waktu yang akan menyembuhkan semua luka" ( let the time heal all wounds ), namun apakah yang sebenarnya terjadi ? Waktu memang akan berlalu, bahkan kadang waktu terasa berlalu begitu cepat, akan tetapi pada kenyataannya waktu tidak bisa menyembuhkan. Proses penyembuhan pada hakekatnya berjalan secara aktif dan bukan secara pasif.
Sebagai contohnya saat kita terluka namun kita tidak melakukan apapun untuk mengobati luka tersebut, misalnya dengan membersihkan lukanya kemudian memberinya obat dan merawatnya, bisa jadi luka yang kita derita tersebut akan menjadi semakin parah, bahkan bisa membusuk. Jika sudah demikian, waktu yang diperlukan untuk menyembuhkannya akan semakin lama dan kemungkinan terjadinya infeksi akan cukup besar. Namun pada akhirnya luka tersebut akan menutup, dengan meninggalkan bekasnya.
Saat hati kita terluka, atau kita terluka di bagian jiwa atau pikiran, rasanya seolah-olah seperti tercabik-cabik, sangat menyakitkan. Rasanya lebih mendalam dan menyakitkan daripada saat kita terluka secara fisik. Luka tersebut mungkin akan tertutup, tetapi siapa yang tahu apa yang tersimpan di dalamnya ?
Dalam metode manajemen rasa sakit ( the pain management method ) yang sering dipraktekkan untuk para pasien yang menderita sakit yang cukup kronis / parah, para pasien tersebut diajarkan untuk tidak melawan rasa sakit itu, melainkan untuk lebih bersikap santai / rileks dan membiarkan rasa sakit itu hadir sebagai proses yang alami. Dasar pemikiran dari metode ini adalah jika rasa sakit tersebut tetap dilawan, rasa sakit itu akan terasa semakin kuat. Jika saja kita mau untuk tenang, mengambil nafas yang dalam secara teratur untuk merilekskan tubuh kita dan menerima kehadirannya, maka rasa sakit itu akan menemukan tempatnya sendiri dan bergerak bebas, dan pada akhirnya akan berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya secara lebih cepat.
Rasa sakit itu muncul dengan tujuan untuk memberitahu kita mengenai sesuatu yang tidak beres dalam diri kita. Mungkin untuk mengingatkan kita tentang munculnya kemungkinan bahaya. Terkadang salah satu sahabat kami mengungkapkan bahwa rasa sakit itu sebenarnya bermaksud baik, setidaknya mengingatkan kita bahwa kita masih hidup dan harus terus berjuang. Mungkin itu benar adanya.
Demikian pula dengan rasa sakit yang kita alami secara emosional, spiritual, mental dan fisik. Saat rasa sakit itu ingin berbicara pada kita, kita patut mendengarkannya. Yang kita perlu kita lakukan sebenarnya hanyalah memperhatikan rasa sakit itu, sehingga saat rasa sakit itu datang, kita telah siap terhadap segala kemungkinannya, kita bisa selalu ingat untuk mengambil nafas yang dalam dan tetap bersikap lembut dan santai. Kita tidak ingin memerangi rasa sakit itu, namun kita justru ingin belajar tentang sesuatu darinya.
Waktu memang tidak akan pernah menyembuhkan, tetapi penyembuhan memerlukan waktu. Berilah diri anda sendiri hadiah waktu, untuk menjadi utuh berarti. Jika kita bisa membuka diri untuk rasa sakit, kita pastinya juga bisa membuka diri kita sendiri untuk rasa kehilangan. Kita menguak hati kita untuk bisa lebih terbuka lebar, dan sebagai akibatnya, kita akan memiliki hati yang lebih besar untuk menerima lebih banyak segala kemungkinan indah yang ditawarkan oleh kehidupan ini.
Kita bisa memasukkan kembali apa yang telah hilang jika kita telah dapat menutup hati dan pikiran yang terluka. Namun kita hanya akan memasukkan apa yang akan hilang kembali jika kita tidak mau mengambil waktu untuk proses penyembuhan itu. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu penyanyi dan penggubah lagu terkenal, Carly Simon, "Ada lebih banyak ruang dalam hati yang retak". (There are more spaces in a wounded heart)
Apakah kita benar-benar sembuh, atau kita hanya memendam amarah, rasa takut, kebencian dan keraguan dalam diri kita untuk sementara ?
Pada hakekatnya, penyembuhan dan pengobatan adalah dua konsep yang berbeda. Penyembuhan lebih bersifat sebagai pemikiran spiritual, sedangkan pengobatan lebih mengacu kedalam hal-hal yang bersifat medis. Penyembuhan merupakan sesuatu proses yang aktif, tidak terjadi secara begitu saja dalam diri kita. Kita harus berperan aktif dalam proses penyembuhan dalam diri kita tersebut. Penyembuhan merupakan hadiah yang kita berikan untuk diri kita sendiri pada saat kita telah memutuskan untuk tetap terbuka terhadap segala sesuatu yang telah dan dapat menghancurkan kita.

Reaksi Tubuh orang yang Jatuh Cinta

Anda tau nggak ada zat didalam tubuh yang dilepaskan ketika jatuh cinta. Ada, dan secara sains teruji betul di laboratorium. Nama senyawanya phenylethylamine, atau biar gampang kita sebut aja PEA. Kalo melihat rangkaian unsur-unsur kimianya senyawa ini mirip sama Amfetamin atau kalau di pasaran junkie namanya shabu-shabu. Reaksinya juga mirip, bikin orang happy, semangat, tidak mudah tersinggung, semuanya lucu, dunia terasa indah. Jadi PEA ini sebanding dengan orang yang mengkonsumsi sabu-sabu. Reaksi fisiknya juga mirip, jantung berdenyut lebih cepat, tangan berkeringat dan bahkan jadi horni.

Phenylethylamine, dari hasil riset kecil-kecilan ahli romansa, diproduksi di pabrik yang memproduksi dopamine dan norepinephrine di dalam tubuh. Ketika orang merasakan cinta yang sangat mendalam, maka tubuh akan melepaskan ketiga narkoba alami itu ke dalam sirkulasi kimiawi tubuh. Akibatnya, dunia terasa surga.

Hal yang paling menyedihkan bagi ahliromansa adalah, narkoba tersebut hanya bikin kita fly sebentar dan tidak selamanya. Paling lama 3 tahun. Setelah itu tubuh berhenti memproduksi narkoba-narkoba alami itu. Menyedihkan bukan, tubuh itu tidak mengenal namanya jatuh cinta selama-lamanya.

Cinta selamanya itu Cuma ada di dongeng dan norma-norma ideal social saja. Karena secara biologis, tubuh kita TIDAK DIDESAIN UNTUK HAPPILY EVERAFTER.
Sekali lagi ahliromansa dapat membuktikan bahwa idelaisme kolega saya yang percaya tentang cinta itu bisa langgeng selamanya asal diperjuangkan, ternyata secara empirik tidak terbukti. Lalu bagaimana orang yang jatuh cinta itu bisa menikah selamanya. Yah namanya juga lagi fly disuruh apa aja juga mau kan? Karena menikah urusan mau pisah atau cari yang lain jadi ribet (menyangkut Hukum Tuhan dan Hukum Manusia) akibatnya yah hidup selamanya aja, walaupun sudah tidak cinta dan tersiksa.

Ahli romansa ingin mengajak para pembaca untuk lebih kritis dalam melihat hubungan dan komitmen. Anda mau ambil keputusan berkomitmen seumur hidup itu seperti orang yang lagi sakauw disuruh memilih atau menetapkan masa depan, nggak nyambung. Anda merasa butuh pasangan anda lebih dari apapun juga. Bahkan disuruh bersumpah didepan Tuhan dan Penguasa Dunia (Negara) untuk saling mencintai selamanya dalam sedih dan bahagia, sehat dan sakit, kaya dan miskin. Hanya orang yang lagi mabuk kepayang sama cinta aja yang bisa jawab itu, seandainya lagi sadar, nggak mungkin jawab iya.

Jadi Ahliromansa skeptis sama pernikahan? Nggak, sama sekali nggak. Namun Ahli romansa berharap kepada Anda pembaca dan sosok yang menulis artikel ini (diri ahli romansa sendiri), ketika menjawab “saya terima nikahnya” atau menjawab “saya bersedia” dalam keadaan compos mentis artinya dalam keadaan sadar penuh.

Kalau anda menjawab terburu-buru Setelah tubuh tidak produksi ketiga zat tersebut apakah anda akan merasakan perasaan yang sama?. Sekarang anda merasa dunia bagai surga dengan adanya pasangan anda. Saya berani bertaruh bahwa dalam tiga tahun berikutnya perasaan yang anda lakukan sekarang sudah akan hilang. Perasaan cinta itu akan berubah jadi tanggung jawab. Yah betul menanggung semua efek buruk dari fly cinta anda. Kaya hang over aja. Ada yang hang overnya seperti mimpi, ringan-ringan aja, ada yang kepalanya kaya mau pecah.

Jadi tidak ada harapan bagi cinta untuk tumbuh selamanya? Yah sebetulnya kalau mau jujur dari sisi biologis sih nggak, tapi dari sisi yang lain bisa. Bayangkan sekarang saja, payudara bisa diatur kok gede kecilnya, masa iya reaksi kimiawi-kimiawi di otak nggak bisa dirangsang? Tentu saja bisa dengan latihan-latihan mental tertentu. Kalau mau tahu caranya, please staytune di ahliromansa, akan saya bahas, cara-caranya.